Pengadaan Lahan Trase Baru Batutulis Terkendala Masalah Teknis

Bogor, BogorUpdate.com – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan bahwa kebutuhan lahan untuk pembangunan trase baru Batutulis adalah 4.100 meter persegi.

Hanya saja, kebutuhan itu bisa bertambah mengingat masih adanya kendala teknis terkait sisa lahan milik warga yang tidak bisa dimanfaatkan. Sehingga, kata Dedie, diperlukan pembebasan lahan secara menyeluruh.

Tetapi, untuk membebaskan lahan tersebut diperlukan dukungan dari pemerintah pusat, mengingat keterbatasan anggaran daerah, khususnya untuk membiayai pembebasan lahan dan konstruksi.

“Kami berharap pemerintah pusat, bisa membantu kemungkinan alternatif pembiayaan dari pusat.,” kata dia.

Hal ini dikatakan Dedie saat mendampingi Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya awal pekan kemarin. Bima pun mengatakan bahwa pembangunan akses Batutulis merupakan contoh nyata perlunya kolaborasi lintas level pemerintahan.

Di sisi lain, penanganan longsor di Batutulis membutuhkan kolaboratif antara pemerintah kota, provinsi, dan pusat. Sementara, anggaran pemerintah daerah tidak bisa mencukupi semua kegiatan. Untuk itu, perlu mencari sumber pendanaan alternatif.

Bima menjelaskan bahwa kawasan Batutulis memiliki nilai strategis, baik dari sisi sejarah maupun akses vital masyarakat. Menurutnya, dukungan pendanaan pun sangat mungkin terbuka untuk membantu percepatan pembangunan kawasan Batutulis ini.

“Kami melihat Pemkot Bogor sudah melakukan antisipasi dengan membuka jalur sementara, namun ke depan rencana membuka akses permanen ini sangat ditunggu warga,” ujarnya.(ayu)

The post Pengadaan Lahan Trase Baru Batutulis Terkendala Masalah Teknis appeared first on Bogor Update.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *