Kasus ISPA di Kota Bogor Alami Peningkatan

Bogor, BogorUpdate.com, Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kota Bogor mengalami peningkatan sepanjanb 2025. Dinas Kesehatn (Dinkes) kota tersebut mencatat, ada 195.2023 kasus yang terjadi sejak pertengahan tahun ini.

Kepala Dinkes kota Bogor dr. Sri Nowo Retno mengatakan, berdasarkan data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR), pada pertengahan tahun tercatat hanya 21.006 kasus ISPA.

Tetapi, pada Agustus, lonjakan terjadi hingga mancapai 30.950 kasus, meskipun pada September kembali mengalami penurunan menjadi 26.597 kasus. “Tren kenaikan terjadi selama lima minggu berturut-turut, mulai pekan ke-37 sampai ke-41,” kata di kepada awak media, Selasa (21/10/2025).

Ia juga mengungapkan, kasus tertinggi terjadi pada pekan ke-41 dengan 7.508 kasus. Jumlah ini merupakan yang terbanyak sepanjang 2025. Sebagai langkah antisipasi, pihaknya meminta seluruh puskesmas dan rumah sakit memperkuat sistem kewaspadaan dini,” jelasnya.

Selain itu, upaya promosi kesehatan dan edukasi masyarakat tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terus digencarkan. Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan rumah dan ventilasi udara, menghindari asap rokok, polusi, serta memperkuat daya tahan tubuh dengan pola makan bergizi dan istirahat cukup.

“Kalau sakit harap gunakan masker, cuci tangan dengan sabun dan rutin melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan,” kata dia. Menurutnya, ISPA ini disebabkan oleh virus, seperti influenza, parainfluenza, rhinovirus, adenovirus, RSV, hingga coronavirus, serta bakteri seperti Streptococcus pneumoniae dan Haemophilus influenzae.

“Faktor lingkungan juga berperan besar dalam peningkatan kasus, termasuk polusi udara, asap rokok, debu, cuaca dingin, dan kepadatan permukiman. Penularannya cepat, terutama di tempat ramai dan rentan menyerang anak-anak serta lansia,” imbuh dia.(ayu/*)

The post Kasus ISPA di Kota Bogor Alami Peningkatan appeared first on Bogor Update.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *