Warga Cileungsi Hijau Pasang Spanduk Penolakan, Protes RS Mary yang Diduga Serobot Fasum RTH

Cileungsi, BogorUpdate.com – Suasana tegang meliputi kawasan Perumahan Cileungsi Hijau, di Desa Cileungsi, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Warga setempat secara kompak memasang spanduk bertuliskan “Menolak dengan Tegas” di area ruang terbuka hijau (RTH) perumahan mereka.

Aksi itu merupakan bentuk protes terhadap pihak Rumah Sakit (RS) Mary yang diduga hendak memanfaatkan lahan fasilitas umum (fasum) untuk dijadikan akses jalan keluar-masuk kendaraan.

Ketua RW Perumahan Cileungsi Hijau, Kahar, mengungkapkan bahwa langkah pemasangan spanduk dilakukan karena warga merasa aspirasi dan hasil mediasi tidak diindahkan oleh pihak rumah sakit.

“Status lokasi itu jelas merupakan fasilitas umum, ruang terbuka hijau, atau taman milik perumahan Cileungsi Hijau. Tapi sekarang dieksekusi oleh rumah sakit untuk dijadikan jalan dan parkir keluar-masuk kendaraan di area ruko,” kata Kahar kepada wartawan, Minggu (3/11/2025).

Menurut Kahar, warga menolak keras adanya penebangan pohon dan rencana pembangunan akses jalan baru tersebut. Selain menyalahi peruntukan lahan, hal itu juga berpotensi mengganggu kenyamanan dan keamanan warga perumahan.

“Tidak bisa dibayangkan kalau dua gerbang saling berhimpitan. Jalan kami dua arah dan padat setiap hari. Kami sangat tidak setuju karena itu adalah ruang terbuka hijau yang manfaatnya sudah jelas untuk warga,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kahar menjelaskan bahwa lahan fasum tersebut masih tercatat atas nama PT Thata Prakasa Nusa, selaku pengembang perumahan, dan belum diserahkan ke pemerintah daerah.

“Sampai saat ini masih atas nama PT Thata Prakasa Nusa. Pihak developer masih wajib membayar pajak, dan selama ini kami ikut merawat taman tersebut,” jelasnya.

Selanjutnya Ia juga menyesalkan tindakan sepihak dari pihak rumah sakit yang tetap melakukan pengerjaan di lapangan meski telah diminta menghentikan aktivitas.

“Kami sudah menyampaikan keberatan, baik secara lisan maupun tertulis. Tapi mereka tetap jalan dan bahkan sudah pasang material di lokasi. Ini jelas tindakan sepihak,” ujarnya kesal.

Sementara itu, pihak pengembang PT Thata Prakasa Nusa melalui perwakilannya, Ibnu Rusyd Rivai Tata, membenarkan bahwa lahan tersebut masih merupakan aset perusahaan.

“Kami sebagai developer tidak pernah memberikan izin kepada pihak rumah sakit untuk menggunakan lahan itu. Bahkan kami sudah melayangkan surat peringatan resmi, namun tetap diabaikan,” tegas Ibnu.

Ia menambahkan, pihaknya juga telah mengirimkan tembusan surat keberatan kepada Pemerintah Desa Cileungsi, Kecamatan Cileungsi, Polsek, serta Babinsa Koramil setempat agar segera dilakukan penertiban atas tindakan sepihak tersebut. (Gus)

The post Warga Cileungsi Hijau Pasang Spanduk Penolakan, Protes RS Mary yang Diduga Serobot Fasum RTH appeared first on Bogor Update.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *