BPBD Perkuat Mitigasi Bencana Bogor

Bogor, BogorUpdate.com, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor memperkuat mitigasi bencana untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang meningkat seiring curah hujan ekstrem di wilayah Bogor.

Kepala BPBD Kota Bogor Dimas Tiko Prahadisasongko mengatakan, mitigasi yang dilakukan salah satunya dengan menggelar apel gabungan. Apel ini, kata dia, dilakukan untuk meyakinkan masyarakat bahwa seluruh lini siap siaga dalam menghadapi kondisi apapun.

Sementara, salah satu fokus BPBD saat ini, adalah memperkuat dan memperluas mitigasi, khususnya dalam penanganan banjir lintasan yang kerap terjadi akibat penyempitan saluran air dan tumpukan sampah. “Kami juga menyiagakan petugas dan relawan, dan melakukan mitigasi non-struktural melalui gerakan bebersih lingkungan, pembersihan sungai, serta penanaman pohon,” kata dia.

Menurutnya, lewat vegetasi akan bisa mengurangi dampak dari bencana. Sementara, berdasarkan data BPBD Kota Bogor, hingga awal November 2025 terdapat 836 laporan kejadian yang masuk sejak Januari, mencakup bencana alam, non-alam, serta operasi SAR. Dari jumlah tersebut, 219 kasus merupakan kejadian pohon tumbang, beberapa di antaranya menimpa rumah warga dan fasilitas umum.

“Ada korban jiwa, tapi kebanyakan terkait operasi SAR, seperti kejadian orang tenggelam. Untuk korban jiwa akibat bencana hidrometeorologi sejauh ini tidak ada. Semoga jangan sampai ada di Kota Bogor,” ujarnya.

Selain bencana hidrometeorologi, BPBD juga mulai menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi gempa bumi, mengingat wilayah Kota Bogor dilintasi oleh Sesar Citarik dan Sesar Baribis yang memiliki potensi aktivitas tektonik.

“Insyaallah di awal tahun 2026, kami akan menyusun rencana kontinjensi gempa bumi sebagai skenario jika terjadi gempa. Setelah itu akan dilakukan latihan lapangan, geladi posko, dan sosialisasi ke sekolah serta komunitas masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menekankan, penanganan bencana tidak bisa dilakukan sendiri. Kami dibantu berbagai pihak, termasuk 27 KelTana yang sudah aktif di lapangan. Ia juga mengimbau masyarakat agar terus meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan, terutama menjelang puncak musim hujan yang diperkirakan berlangsung pada November 2025 hingga Januari 2026.(ayu)

 

The post BPBD Perkuat Mitigasi Bencana Bogor appeared first on Bogor Update.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *