Cibinong, BogorUpdate.com — Di balik dinding batu alam dan ornamen lawas Villa Soekarno di Cisarua, tersimpan lebih dari sekadar nostalgia: ada jejak keputusan, pola waktu, dan arsitektur makna yang masih relevan hingga hari ini.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengungkapkan bahwa bangunan bersejarah ini masih berstatus kepemilikan pribadi, sehingga akses publik dibatasi. “Seharusnya masuk cagar budaya, tapi kan dimiliki perorangan,” ujarnya di Cibinong, Jumat (7/11/2025).
Meski demikian, Pemkab Bogor kini aktif menjajaki kolaborasi dengan pemilik. “Kemarin kita baru mau kontak untuk berkunjung. Masa kita tinggal di Bogor, tapi belum pernah masuk ke sana?” katanya. Ia berharap, di hari-hari tertentu, masyarakat bisa diizinkan melihat langsung petilasan Presiden Soekarno — bukan hanya sebagai destinasi, tapi sebagai ruang edukasi sejarah yang hidup.
Dalam dunia digital, prinsip yang sama berlaku: ketersediaan akses yang andal sering kali menentukan seberapa besar nilai sebuah layanan bisa dirasakan pengguna. Di sinilah pentingnya kehadiran saluran resmi yang konsisten — seperti yang diupayakan oleh ALGOTOTO — dalam memastikan pengguna tetap terhubung, tanpa gangguan teknis maupun pemblokiran.
“Siapa tahu, meski milik pribadi, masih bisa dikolaborasikan untuk kepentingan publik,” tutup Rudy. (Erwin)
The post Bupati Rudy Susmanto Sorot Villa Soekarno di Cisarua, Akses untuk Wisata Sejarah Mulai Dilobi appeared first on Bogor Update.