Cibinong, BogorUpdate.com – Rencana Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) versi caretaker di Cigombong ditolak sejumlah Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Kabupaten Bogor.
Musda versi caretaker tersebut dinilai ilegal dan justru dianggap dapat memecah konsolidasi pemuda yang saat ini berjalan kondusif di bawah kepemimpinan Wahyudi Chaniago sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor.
Sejumlah OKP mengaku menemukan banyak kejanggalan dalam rencana Musda yang digagas oleh seseorang berinisial I, yang mengklaim dirinya sebagai Caretaker KNPI Kabupaten Bogor.
Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Bogor, Agus Jaya Gunara, menegaskan bahwa pihaknya hanya mengakui satu kepengurusan KNPI yang dipimpin oleh Wahyudi Chaniago.
“Kami dari PPM hanya mengakui satu KNPI, yakni yang dipimpin Bung Wahyudi Chaniago. Jika ada KNPI selain itu, sudah dipastikan itu perbuatan ilegal,” ujarnya.
Agus juga menyampaikan bahwa KNPI saat ini telah membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya dalam upaya pembangunan dan pembinaan kepemudaan.
Ia menambahkan bahwa PPM tidak mengakui pelaksanaan Musda yang digalang pihak yang mengatasnamakan diri sebagai caretaker dan meminta pemerintah serta aparat penegak hukum mengambil tindakan tegas.
Sikap serupa disampaikan oleh Ketua OKP Bakorda Persaudaraan PENA, Nurasep, atau yang akrab disapa Bung Tenjo. Ia menegaskan bahwa KNPI memiliki struktur organisasi yang jelas, mulai dari pusat hingga tingkat kecamatan.
“Yang sah secara hukum adalah KNPI dengan Ketua Umum Ryano Panjaitan sesuai SK Menkumham. Di Jawa Barat dipimpin Bung Ridwansyah Yusuf, dan di Kabupaten Bogor dipimpin Bung Wahyudi Chaniago,” jelasnya.
Ia juga mempertanyakan legitimasi peserta Musda yang diklaim kelompok caretaker tersebut.
“Pertanyaan saya, siapa saja OKP peserta Musda itu? Saat ini hampir 100 persen OKP berhimpun di satu barisan mendukung Bung Wahyudi Chaniago. Jadi jelas, saya menolak keras Musda ilegal ini,” tegasnya.
Bung Tenjo berharap aparat penegak hukum segera menertibkan kegiatan yang dinilai ilegal ini agar tidak menimbulkan kegaduhan berlarut.
“Harus ada tindakan hukum untuk memberikan efek jera. Jangan sampai kejadian serupa terulang dan mengganggu kondusifitas pemuda di Kabupaten Bogor,” pungkasnya. (**)
The post PPM dan PENA Tegaskan Dukungan untuk KNPI Wahyudi Chaniago, Tolak Musda Tandingan appeared first on Bogor Update.