Antrean Haji di Kota Bogor Hingga 26 Tahun

Bogor, BogorUpdate.com, Warga Kota Bogor yang memiliki niat menunaikan ibadah haji, nampaknya harus bersabar. Sebab, pemerintah telah mengurangi kuota keberangkatan.

Tahun ini, kuota jamaah haji untuk tahun keberangkatan 2026 mengalami pengurangan dari sebelumnya 960 menjadi 744 orang.

Bahkan, pemerintah juga telah menambah masa antren hingga 26 tahun.
Tak hanya itu, bahkan masa tunggu atau antrean hingga 26 tahun.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Bogor Indra Karmawan mengatakan, pemerintah telah melakukan penyesuaian nomor urut atau kursi calon jemaah.

“Jadi sebenarnya bukan pengurangan,” kata dia kepada awak media.

Ia menjelaskan, sekarang jumlah kuota haji tidak lagi dihitung berdasarkan jumlah umat di satu daerah, tetapi nomor urut kursi atau daftar tunggu.

Selain itu, pemerintah juga mengubah batas usia calon jemaah haji dari sebelumnya 18 tahun menjadi 13 tahun. Sementara untuk lansia, pihaknya menyarankan agar ada pendamping.

Ia juga mengatakan bahwa penyesuaian yang dilakukan pemerintah ini sudah mengusung azas keadilan, mengingat jumlah calon jamaah haji yang cukup besar setiap tahunnya.

“Tidak ada intervensi dari pemerintah Saudi. Kami juga telah melakukan sosialisasi mengenai kebiajakan itu ke Kelompok Bimbingan Haji dan Umroh (KBHIU),” terang dia.

Di tempat terpisah, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Bogor Abdul Wahid menyebut kebijakan ini dikhawatirkan akan menimbulkan reaksi dari para calon jemaah haji yang telah menunggu hingga belasan tahun.

Apalagi, pemangkasan kuota ini terbilang cukup besar di mana pada 2025 kuota haji di Kota Bogor saja mencapai ribuan orang.

“Kita berharap Kementerian Haji dan Umroh mempertimbangkan kembali kebijakan tersebut,” imbuh dia.(ayu)

The post Antrean Haji di Kota Bogor Hingga 26 Tahun appeared first on Bogor Update.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *