Pengamen Diduga Paksa Penumpang Angkot Beri Uang, Pemkot Bogor Bakal Gencarkan Razia

Kota Bogor, BogorUpdate.com – Pemerintah Kota Bogor akan kembali memperkuat penertiban terhadap pengamen dan anak jalanan menyusul keluhan masyarakat mengenai dugaan aksi pengamen yang meminta uang secara paksa kepada penumpang angkutan kota (angkot) menuju Stasiun Bogor.

Keluhan tersebut menjadi perhatian setelah beredar di media sosial. Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.

Jenal menyampaikan bahwa berdasarkan informasi terakhir yang diterimanya, orang yang diduga terlibat dalam kejadian itu telah ditangkap oleh Polresta Bogor Kota. Pemkot Bogor akan memantau perkembangan penanganan kasus tersebut melalui komunikasi dengan pihak kepolisian.

“Informasi terakhir, yang bersangkutan sudah ditangkap oleh Polresta Bogor Kota. Kita pantau nanti laporannya, saya coba komunikasi dengan kepolisian bagaimana tindak lanjutnya,” ujar Jenal saat ditemui di halaman Balai Kota Bogor, Senin, 19 Oktober 2026.

Menurut Jenal, Pemkot Bogor sebenarnya telah memiliki paguyuban pengamen binaan yang terintegrasi dengan pemerintah daerah. Para pengamen dalam pembinaan tersebut diarahkan untuk beraktivitas di lokasi yang telah ditentukan, seperti kawasan Alun-Alun Kota Bogor dan Taman Ekspresi.

Karena itu, pemerintah akan memeriksa apakah orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut merupakan bagian dari paguyuban pengamen binaan atau bukan.

“Kita ada paguyuban pengamen yang binaan. Nah, kita cek nama yang kemarin itu masuk atau tidak ke dalam paguyuban yang dibina oleh satu komunitas dan juga berintegrasi dengan Pemkot,” katanya.

Jenal mengakui intensitas razia terhadap pengamen dan anak jalanan mengalami penurunan dalam satu bulan terakhir. Kondisi tersebut terjadi karena petugas juga difokuskan pada penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sejumlah kecamatan dan kawasan pusat kota.

Ke depan, Pemkot Bogor berencana membagi fokus petugas agar penertiban PKL tetap berjalan tanpa mengabaikan pengawasan terhadap aktivitas pengamen dan anak jalanan.

Jenal menyebut koordinasi dengan Polresta Bogor Kota dan Satpol PP akan dilakukan setelah penertiban di kawasan MA Salmun. Pemerintah juga merencanakan penertiban lanjutan pada Kamis.

“Kita akan cek siang komunikasi dengan Polresta Bogor Kota dan Satpol PP setelah penertiban MA Salmun, karena Kamis kita rencana penertiban lagi. Mudah-mudahan bisa membagi dua tim untuk melakukan razia rutin lagi terhadap para pengamen dan anak jalanan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penanganan pengamen dan anak jalanan selama ini turut melibatkan Dinas Sosial serta tim gabungan. Namun, kejadian yang dikeluhkan masyarakat tersebut menjadi pengingat bahwa pengawasan terhadap aktivitas pengamen perlu kembali ditingkatkan.

Selain menyiapkan penertiban rutin, Jenal mengajak masyarakat untuk ikut berperan menjaga ketertiban dan kenyamanan di Kota Bogor. Ia menyayangkan adanya dugaan tindakan yang membuat penumpang angkot merasa resah, terlebih jika terjadi di jalur yang banyak digunakan masyarakat menuju stasiun.

Menurutnya, situasi semacam itu berpotensi mengganggu kenyamanan warga maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Bogor. Karena itu, masyarakat diminta tidak ragu melaporkan kejadian serupa kepada pihak berwenang.

Warga dapat mendokumentasikan kejadian apabila situasinya aman, kemudian menyampaikan laporan kepada kepolisian atau Satpol PP. Informasi yang dibagikan melalui media sosial juga dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah, sepanjang disampaikan secara bertanggung jawab.

“Saya rasa itu menjadi partisipasi publik buat kami pemerintah untuk mengevaluasi kejadian dan fakta-fakta yang ada di lapangan,” tutur Jenal

Pemkot Bogor berharap penguatan razia dan koordinasi lintas instansi dapat membantu mencegah kejadian serupa terulang. Upaya tersebut sekaligus ditujukan untuk menjaga ketertiban serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakan angkutan umum maupun wisatawan di Kota Bogor. (Abizar)

The post Pengamen Diduga Paksa Penumpang Angkot Beri Uang, Pemkot Bogor Bakal Gencarkan Razia appeared first on Bogor Update.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *