Cibinong, BogorUpdate.com – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor mengancam akan menutup pondok pesantren (Ponpes) yang ada di wilayah Bumi Tegar Beriman jika pimpinan dari tempat tersebut terbukti melakukan pelecehan seksual kepada santrinya.
Hal itu ditegaskan langsung Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bogor, Raden Enjat Mujiat usai melaksanakan upacara peringatan Hari Santri 2026 bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor di Cibinong, Kamis, (20/10/2026).
“Mengenai kasus pelecehan seksual terhadap santri di ponpes tentunya kita akan berikan teguran keras berupa penutupan ponpes tersebut kalau kiainya atau pimpinannya yang melakukan,” ujar Enjat kepada wartawan.
“Tapi kalau dilakukan oleh sesama santri, maka bisa dimitigasi dari sisi pengawasannya dengan memperbanyak guru-gurunya agar jadi lebih ketat,” tambahnya.
Saat ini, Enjat mengaku prihatin dengan maraknya kasus pelecehan seksual hingga perundungan terhadap para santri di tiap-tiap ponpes.
“Kita sangat prihatin adanya kejadian bullying, persekusi, hingga pelecehan verbal dan seksual di ponpes yang menimpa anak-anak kita,” katanya.
Enjat menilai, Pemkab Bogor harus bisa bersinergi dengan Kemenag Kabupaten Bogor untuk mengatasi kejadian yang terus berulang tersebut.
“Jadi bukan hanya pemahaman soal agama tapi juga soal hukum, artinya Kemenag dan Pemda perlu turun ke lapangan atau ponpes dan madrasah melakukan sosialisasi agar mencegah perbuatan tersebut,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Bogor, Rudy Susmanto menuturkan bahwa Hari Santri 2026 harus menjadi momentum persatuan antara santri, ulama dengan pemerintah daerah.
“Peran ulama dan santri cukup penting untuk bangsa dan negara kita. Bukan hanya sekadar dari sisi akademis atau pendidikan formal, tetapi sebagai pendidikan batiniah hingga spiritual bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tutur Rudy.
Oleh karena itu, Rudy berkomitmen ke depan akan mendukung sektor pendidikan yang ada di ponpes wilayah Kabupaten Bogor.
“Saat ini kita berupaya memperhatikan gaji para guru-guru ngaji yang ada di Kabupaten Bogor, walaupun belum cukup tapi kita berupaya mengoptimalkan,” tutupnya. (Erwin)
The post Hari Santri Nasional 2026, Ponpes di Kabupaten Bogor Terancam Ditutup Jika Pimpinan Lakukan Pelecehan Seksual appeared first on Bogor Update.