Dedie Rachim Resmikan Jembatan Pulo Geulis, Diperbaiki Setelah 41 Tahun

Kota Bogor, BogorUpdate.com – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyampaikan bahwa Jembatan Pulo Geulis, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, akhirnya kembali diperbaiki setelah terakhir kali mendapat pembenahan pada 1985 atau sekitar 41 tahun lalu.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengalokasikan anggaran sekitar Rp600 juta untuk memperbaiki jembatan yang menjadi salah satu akses penting bagi aktivitas masyarakat di kawasan Pulo Geulis tersebut.

Perbaikan dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus menunjang mobilitas warga. Dalam pembenahan kali ini, jembatan diperlebar dan dilengkapi atap agar lebih nyaman digunakan masyarakat.

Dedie menjelaskan, jembatan tersebut memiliki kapasitas menahan beban hingga 20 ton. Namun, jembatan itu tidak dapat dilalui kendaraan truk tronton.

“Anggaran kurang lebih Rp600 juta, dengan kekuatan 20 ton. Tronton tidak bisa melintas,” ujar Dedie.

Ia mengatakan, perbaikan dilakukan karena kondisi jembatan sebelumnya dinilai terlalu sempit untuk menunjang aktivitas masyarakat.

“Terakhir diperbaiki 1985, sudah 41 tahun lalu. Saat itu sudah diperbaiki, tetapi sangat sempit, jadi kita lebarkan,” ungkapnya.

Pembenahan jembatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Bogor dalam menata kawasan Pulo Geulis secara menyeluruh. Selain perbaikan jembatan, pembenahan drainase di kawasan tersebut telah selesai dilakukan.

Sementara itu, pemasangan sheet pile atau struktur penahan tanah di sepanjang jalan juga sebagian besar telah rampung.

Penataan infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus mendukung aktivitas masyarakat di kawasan yang berada di pusat Kota Bogor itu.

Tak hanya berfokus pada infrastruktur, Pemkot Bogor juga memberikan perhatian terhadap kondisi hunian warga melalui program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH).

Dalam program pemerintahan periode 2025–2029, sebanyak 200 rumah ditargetkan mendapatkan perbaikan. Hingga saat ini, sebanyak 44 rumah telah diperbaiki, sedangkan 156 rumah lainnya masih menjadi target penyelesaian berikutnya.

Dedie menyebut, perbaikan infrastruktur kawasan turut mendukung pelaksanaan program RTLH bagi masyarakat Pulo Geulis. Dalam pelaksanaannya, Pemkot Bogor juga mendapat dukungan dari Yayasan Buddha Suci.

“Sejalan dengan perbaikan jembatan untuk menunjang program RTLH di kawasan ini, jadi infrastrukturnya diperbaiki juga. Tentu saja dibantu Yayasan Buddha Suci,” tuturnya.

Menurut Dedie, penataan kawasan Pulo Geulis penting dilakukan tidak hanya untuk meningkatkan kualitas infrastruktur, tetapi juga menjaga identitas kawasan tersebut sebagai simbol toleransi dan kebersamaan di Kota Bogor.

“Ini di tengah Kota Bogor, dan kawasan ini sebagai simbol toleransi juga. Maka itu harus ditata sebaik mungkin, supaya warganya bahagia,” tutupnya.

Melalui perbaikan jembatan, pembenahan infrastruktur lingkungan, dan peningkatan kualitas hunian warga, kawasan Pulo Geulis diharapkan menjadi lebih tertata, nyaman, serta mampu mendukung kehidupan masyarakat tanpa kehilangan identitasnya sebagai kawasan yang menjunjung tinggi toleransi. (Abizar)

The post Dedie Rachim Resmikan Jembatan Pulo Geulis, Diperbaiki Setelah 41 Tahun appeared first on Bogor Update.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *