Ditengah Tekanan Industri Semen, PT SBI Bukukan Laba Rp659 Miliar

Jakarta, BogorUpdate.com – PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) Tbk berhasil membukukan laba periode berjalan sebesar Rp659 miliar sepanjang tahun 2025, di tengah tekanan industri semen nasional yang mengalami perlambatan.

Berdasarkan data Asosiasi Perusahaan Semen Seluruh Indonesia (ASPERSSI), volume produksi semen nasional pada 2025 tercatat turun sekitar 4,5% dari 67,8 juta ton menjadi 64,7 juta ton. Penjualan semen domestik juga mengalami penurunan sekitar 1,5%.

Perlambatan tersebut dipengaruhi oleh melemahnya daya beli masyarakat, tingginya curah hujan yang menghambat aktivitas konstruksi, serta perlambatan sejumlah proyek infrastruktur. Selain itu, industri semen nasional masih menghadapi tantangan kelebihan kapasitas produksi yang memperketat persaingan pasar.

Direktur Utama Solusi Bangun Indonesia, Rizki Kresno Edhie Hambali, menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi momentum penting bagi perseroan untuk melakukan transformasi bisnis guna memperkuat ketahanan di tengah tekanan industri.

Sebagai bagian dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), perusahaan menjalankan strategi transformasi yang berfokus pada optimalisasi operational excellence, penguatan pemasaran dan penjualan, serta efisiensi biaya di berbagai lini.

“Strategi ini kami jalankan secara konsisten sejak semester kedua 2025 untuk menjaga fundamental dan profitabilitas perusahaan,” ujar Rizki.

Dari sisi kinerja, Solusi Bangun Indonesia mencatat volume penjualan semen dan terak sebesar 12,1 juta ton dengan pendapatan mencapai Rp10,7 triliun. Sementara itu, beban pokok pendapatan tercatat Rp8,32 triliun dan EBITDA mencapai Rp1,87 triliun.

Pada aspek operasional, perusahaan melakukan peningkatan efisiensi produksi, optimalisasi penggunaan energi, serta pemanfaatan bahan bakar alternatif. Di sisi pemasaran, strategi difokuskan pada penguatan merek dan pengembangan saluran distribusi di wilayah dengan marjin tinggi.

Program efisiensi yang dijalankan secara disiplin turut menurunkan beban keuangan hingga 34,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini didukung oleh penguatan struktur permodalan serta percepatan pembayaran pinjaman, sehingga menjaga kesehatan neraca dan likuiditas perusahaan.

Ke depan, Solusi Bangun Indonesia optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan melalui berbagai inisiatif strategis bersama SIG. Salah satunya adalah pengembangan dermaga dan fasilitas produksi untuk ekspor semen di Tuban, Jawa Timur, melalui kerja sama dengan Taiheiyo Cement Corporation.

Fasilitas tersebut ditargetkan memiliki kapasitas ekspor antara 500 ribu hingga 1 juta ton semen dan mulai beroperasi pada pertengahan 2026.

Selain ekspor, kerja sama dengan Taiheiyo juga mencakup pengembangan bisnis soil stabilization (stabilisasi tanah) untuk menjawab kebutuhan industri konstruksi sekaligus membuka peluang pasar baru.

Dengan berbagai strategi tersebut, perusahaan optimistis dapat terus meningkatkan daya saing dan kinerja di tengah dinamika industri semen nasional. (Gus)

The post Ditengah Tekanan Industri Semen, PT SBI Bukukan Laba Rp659 Miliar appeared first on Bogor Update.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *