Dramaga, BogorUpdate.com – Institut Pertanian Bogor (IPB) University berkomitmen akan melakukan pendampingan psikologis terhadap mahasiswinya yang menjadi korban dugaan kasus pelecehan seksual via grup chat oleh mahasiswa Teknik Mesin dan Biosistem.
Direktur Kerjasama Komunikasi dan Pemasaran IPB University, Alfian Helmi mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan penelusuran awal mengenai grup chat yang viral tersebut.
Kata dia, kejadian berawal pada tahun 2024 dari sebuah grup privat mahasiswa yang kemudian berkembang dan didalamnya ditemukan komentar yang tidak pantas terhadap beberapa mahasiswi.
“Saat itu, korban mengetahui keberadaan grup tersebut dan telah berupaya menyelesaikan persoalan melalui mediasi yang difasilitasi oleh kakak tingkatnya,” ujar Alfian dalam keterangannya, Sabtu, (18/4/2026).
Alfian menyebut, IPB University memahami bahwa proses mediasi sebelumnya belum sepenuhnya memenuhi rasa keadilan bagi korban.
Sehingga, lanjut dia, pada saat korban melaporkan secara resmi ke IPB University pada Rabu, (15/4/2026) langsung direspon oleh pihaknya secara cepat.
“IPB University berkomitmen untuk memastikan proses penanganan berjalan lebih komprehensif, berkeadilan, dan berorientasi pada pemulihan korban,” katanya.
Oleh karena itu, Alfian menegaskan IPB University akan bertanggung jawab untuk menuntaskan perkara tersebut.
“Kita komitmen menempatkan keselamatan dan pemulihan korban sebagai prioritas utama, termasuk pendampingan psikologis dan akademik. Menindak tegas setiap pelanggaran kode etik mahasiswa sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Menjamin proses penanganan yang objektif, transparan, dan akuntabel,” ungkapnya.
“Kemudian mencegah segala bentuk intimidasi, tekanan atau stigma terhadap korban maupun pelapor, serta memperkuat edukasi dan budaya kampus yang menghormati kesetaraan dan martabat setiap individu,” tutupnya. (Erwin)
The post Korban Pelecehan Mahasiswa IPB via Grup Chat Bakal Diberi Pendampingan Psikologis dengan Pihak Kampus appeared first on Bogor Update.